Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Guru Terjajah Aplikasi Platfrom Merdeka Mengajar Murid Terabaikan !

 

Guru Terjajah Aplikasi Platfrom Merdeka Mengajar
Terjajah Aplikasi PMM

Di Tahun 2024 Setiap guru Apratur Sipil Negara (ASN) di wajibkan untuk mengisi E kinerja yang terintergrasi pada platform Merdeka Mengajar Kemendikbudristek untuk menilai kinerjanya Sebagai Seorang Pendidikan dan Kepala Sekolah. 

Setiap ASN memang wajib mengerjakan Kinerja sebagai Aparatur Sipil Negara dan ini dikomunikasikan Oleh Kepala Sekolah jika ia sebagai seorang guru di satuan pendidikan. Akan tetapi menintergrasikan oleh Sistem penintergrasian Penilaian Kepegawaian Negera Oleh BKN. Dengan Platform Merdeka Mengajar di rasa kurang tepat. 

Satuan Pendidikan semenjak ada platform Merdeka Mengajar yang mulanya untuk pelatihan Mandiri maka guru banyak di sibukan untuk berlatih di aplikasi. 

Banyak Guru penggerak yang banyak meninggalkan Kelas sehingga untuk memenuhi Tagihan - tangihan Aplikasi platform Merdeka Mengajar daripada Mengajar Siswa. Serta beberapa orang tua mengeluhkan karena guru banyak meninggalkan Oleh Guru nya untuk berlatih mandiri.

Bahkan dalam Hal lain. Siswa justru di jadikan Objek pembelajaran Serta vidio dan Skenario agar terkesan sehingga nantinya dapat di Upload Sebagai Bukti Karya Guru. Demikian Nantinya guru akan memperoleh Sertifikat di dalam Tema tertentu. 

Ada banyak Cerita di antaranya 

Guru sudah banyak mengerjakan tetapi tidak Aprove, sehingga guru mengalami frustasi. Adajuga masalah guru Telalu banyak di sibukan. Bahkan tidak punya waktu untuk dirinya sendiri dan merugikan Keluarga. Sehingga di rumah pun masih mengerjakan. 

Tugas utama guru adalah melayani Siswa kebijakan penilaian ekinerja yang terhubung dengan penilaian oleh Kemendibudristek. Justru akan mengalihkan pelayanan ke Siswa. Siswa akan terabaikan, guru akan sibuk dengan Aplikasi ekinerja.

Selain guru Bahkan Kepala sekolahpun juga sibuk mendampingi guru terlebih lagi pengawas. Karena pengawas lebih banyak lagi guna mengawasi kerja di zona Nya. Tentunya kegiatan seperti ini akan mengalihkan fokus pengawas yang seharusnya meningkatkan Kualitas pendidikan menjadi menilai dan mengevaluasi guru guru yang ia dampingi. 

Transformasi pendidkan yang tidak mampu mengenal bagaimana situasi kerja guru akan gagal mengapa ?

Karena guru selalu jadi Sasaran perubahan kebijakan, sasaran komentar, menjadi tuduhan kalo tidak ada kualitas pendidikan. Maka guru yang akan disalahkan maka. Didalam Transformasi pendidikan yang menjadi akar permasalahan sehingga guru di perintahkan untuk mengerjakan ini dan ini. Berlatih ini itu. Seolah olah pendidikan akan lebih Baik.

Membebani guru dengan tugas administrasi apalagi dengan ekinerja yang terintregrasi oleh BKN tentunya akan lebih banyak yang menyita waktu guru. Karena guru akan meproritaskan keselamatan dan profesi pekerjaannya Sehingga nantinya Siswa akan terabaikan. Masyarakat akan di rugikan. Orang tua akan di rugikan karena mensekolah anak anak didikanya. Dengan adanya platform Merdeka Belajar.

Fokus guru menjadi administrasi dan fokus Platform Merdeka Mengajar yang akan menentukan sebagai ASN. Tetapi tidak lagi menentukan masa depan anak didik mereka yang memperoleh hak dan layanan Belajar yaang seharusnya di dapatkan.